Friday, February 10, 2017

[DASAR EDITING] EDITING ITU MUDAH



EDITING ITU MUDAH



Mengedit video sekarang semakin mudah. Peralatan editing semakin sederhana. Dengan smartphone siapapun sudah bisa mengedit video. Beberapa aplikasi video editing yang bisa di download pada ponsel smartphone antara lain :  VivaVideo, AndroVid. VideoEditor, VidTrim, VideoMovie dll.
Dengan aplikasi gratis VivaVideo misalnya, kita bisa melakukan editing visual mulai dengan mengimpor gambar, memotong, memberi efek transisi, memberi judul dan tulisan, serta memberi musik.
Video yang diedit bisa diperoleh dengan merekam menggunakan smartphone secara vertikal, selanjutnya, clip-clip hasil rekaman itu kita impor ke VivaVideo dan kita edit. Mudah bukan, Silahkan mencoba.
Selain di smartphone, bagi pemula juga bisa mencoba mengedit menggunakan komputer maupun laptop.  Pada sistem windows sudah tersedia aplikasi Windows Movie Maker, tapi belum diperkaya efek efek.
Untuk yang lebih profesional beragam software editing bisa kita gunakan. Tetapi sebelum digunakan kita harus menginstall terlebih dahulu software editing, oleh karena itu dibutuhkan spek komputer atau laptop yang sesuai, misalkan RAM dan memori komputer yang cukup.
Beragam software editing profesional itu adalah :
-          Adobe Premiere Pro (CS 3, CS 5, CS 6, CC)
-          Avid Media Composer
-          Final Cut (Khusus Mac)
-          Quantel
-          Ulead Video
-          Magix Video
-          Vegas
-          Velocity
-          Canopus Edius
-          Cyberlink PowerDirector
Software editing profesional diatas biasa digunakan oleh para editor pekerja film dan stasiun televisi. Beberapa software mengalami update seperti Adobe Premiere Pro kini sudah tingkatan terkini Adobe Premiere Pro CC.
Bagaimana cara mengoperasikannya kita akan bahas di bab berikutnya.



SEJARAH EDITING
Sebelum membahas cara mengoperasikan software editing, kita ulas sejarah singkat editing. Pada saat Lumiere bersaudara asal  Perancis  mulai membuat film tahun 1895, Editing belum menjadi bagian dari proses  pembuatan film. Karena pada saat itu film- film Lumiere hanya terdiri dari satu buah  shot (single shot) dengan panjang durasi yang sama dengan kejadian sesungguhnya (real time).
Georges Melies adalah orang Perancis Pertama yang membuat film dengan melalui proses editing. Editing yang dilakukannya masih sangat sederhana. Film pertamanya yang menggambarkan perjalanan orang ke bulan (a trip to the moon) tahun 1902 hanya menggunakan editing untuk kesinambungan bercerita (cutting to continuity). Melies melakukan editing untuk menyambung tiap-tiap adegan yang hanya terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya.
Dalam film The Life of American Fireman, Edwin S. Porter tahun 1903 membuat 20 rangkaian shot menjadi satu rangkaian cerita. Film ini sangat sederhana, seorang pemadam kebakaran membantu menyelamatkan seorang ibu dan anak yang terjebak di dalam sebuah gedung yang terbakar. Dengan durasi 6 menit, Porter memperlihatkan adegan menjadi sebuah rangkaian dramatis penyelamatan kedua orang itu.
Film The Jazz Singer yang disutradarai oleh Alan Crosland dibuat pada tahun 1927 merupakan film hitam putih pertama yang menyajikan secara lengkap musik, dialog dan nyanyian. Artinya film tersebut melewati proses editing dengan perpaduan antara gambar dan suara.
Latihan soal :
1.       Sebutkan aplikasi editing pada smartphone?
2.       Bagaimana cara mengoperasikan VivaVideo
3.       Aplikasi editing apa yang sudah ada di komputer windows?
4.       Sebutkan software editing profesional?
5.       Sebelum menggunakan software editing profesional apa yang harus dilakukan terlebih dahulu pada komputer kita?
6.       Agar software editing dapat diinstal, spek komputer yang harus diperhatikan meliputi?
7.       Ceritakan secara ringkas sejarah editing
8.       Sebutkan tokoh tokoh editing dunia
9.       Film pertama yang menggunakan editing adalah film karya siapa dan apa judulnya serta tahun berapa?
10.   Film pertama yang melewati proses editing dengan perpaduan antara gambar dan suara berjudul? Sutradara siapa? Tahun berapa?

Tuesday, February 7, 2017

{DASAR EDITING} SMOTH SLOWMOTION



SMOTH SLOWMOTION

Dalam adobe premiere pro CC visual slowmotion dapat dibuat lebih smoth dengan gerakan lebih halus.
Selama ini visual dengan 24fps jika di slowmotion dengan pengaturan speed duration saja maka hasilnya akan kurang bagus, pecah dan patah-patah.
Untuk membuat smoth slowmotion tanpa plugin,  buat new sequence dulu, caranya pilih new item, klik sequence, pilih preset yang 24fps, misalnya DSLR 108p24. Tetapi di bagian setting, timebasenya diganti menjadi 60fps.
Kemudian setelah visual berada di timeline, klik kanan pada visual, dan pilih time interpolation dan rubah ke optical flow.  Maka garis timeline menjadi merah artinya perlu dirender (bukan dengan enter) dengan cara pilih menu sequence, pilih render effect in to out. Setelah selesai garis timeline menjadi hijau, lalu kita ekspor.
File yang baru kita  ekspor kita impor lagi dengan terlebih dahulu dibuat sequence baru dengan setting  kembali 24 fps. Sebelum masuk ke timeline, klik kanan pada video, pilih modify, lalu klik interpreet footage. Setelah itu muncul jendela “modify mode” klik asume this frame rate menjadi 24 fps klik ok.
Selanjutnya pindahkan gambar tadi ke timeline. Maka jadilah visual kita menjadi smoth slowmotion

TWIXTOR
foto by twixtor
Merupakan efect smoth slowmotion plugin, yang bisa digunakan di adobe premiere pro CC, Twixtor didapat dari download di internet. Video dengan frame per second di atas 60fps sangat baik untuk di smoth slowmotion hingga 1% (ultra slowmotion)  atau 3-5% (super slowmotion) dengan memakai efect  twixtor.


Tahapannya : drag efect twixtor pro ke visual yang akan di slowmotion, tentukan mulai dari mana visual akan di smoth slowmotionkan.
Pada pengaturan effect control,  speed biarkan 100% lalu klik togle animation  di sebelah kiri tulisan speed untuk menandakan visual yang mulai di smoth slowmotion, kemudian maju satu frame ganti menjadi 3% , otomatis video durasi memendek dan perlu dipanjangkan durasinya, kemudian tentukan akhir slowmotion lalu klik add/Remove keyframe di sebelah kanan tulisan speed kemudian kembalikan menjadi 100%.
Seperti cara diatas, masih bisa kita rubah untuk pilihan smoth slowmotion 1%, 5%, 10%,30%, atau sesuai kebutuhan.

{DASAR EDITING} SMOTH TRANSITION



SMOTH TRANSITION

Transisi merupakan efek yang digunakan untuk menyambung diantara dua visual. Ada beragam transisi bisa menjadi pilihan para editor seperti dissolve, zoom, wipe, dsb.
Di adobe Premiere Pro CC, transisi tak sekedar efek perpindahan atau menyambung dua gambar, tetapi sudah menjadi seni editing yang menarik. Bahkan kini banyak plugin transisi yang bisa di download dari internet.

foto by chung dha

CHUNG DHA SMOTH ZOOM TRANSITION
Sebagai contoh, kita akan menggunakan Smoth transition Zoom Out dari plugin Chung Dha, seperti yang digunakan youtuber Sam Kolder.
Sebelum memberi efek transisi ini, download dulu presetnya, bisa dicari di google cari : smoth transition ChungDha Preset.
Setelah didownload, buka effet, pilih preset, selanjutnya klik kanan, impor hasil download tadi.
Visual yang akan diberi transisi sebaiknya ukuran 1080P. 
Lalu siapkan dua visual di timeline, 1 visual srbaiknya medium closeup, satu lagi longshoot visual. Transisi yang akan kita pakai adalah Zoom out.
Transisi yang ada bukan kita letakkan di tengah dua visual, tetapi kita buat dulu adjustment layer dan kita letakkan di atas dua visual tadi tepat pada pemotongan, 10 frame ke kiri dan 11 frame ke kanan.
Setelah itu kita ke efek CHUNG DHA PRESETS drag efek smoth transition zoom out.
Untuk memperhalus, visual asli kita yang ada di bawah adjustment layer kita potong dengan razor tool, lalu drag efect smoth transition tile.
Hasilnya akan terlihat halus.
Cara yang sama bisa kita gunakan untuk transisi lainnya seperti zomm in, smooth transition L to R atau R to L.
Transisi semakin tampak dramatis apabila ditambahkan audio efect.

TANPA ADJUSTMENT LAYER
Cara membuat smoth transisi juga bisa lebih simple tanpa menggunakan adjustment layer. Yaitu terlebh dahulu kita potong 10 frame dan 11 frame diantara dua video.
Setelah itu drag transisi chung dha zoom out pada video pertama dan efek zoom in pada video kedua. Lalu pada pengaturan efek control, atur shutter angle dari 100 menjadi 160 dan.
Jika kita play, maka akan tampak transisi zoom in zoom out yang smoth, hasilnya seperti dibawah ini.

{DASAR EDITING} VIDEO CINEMATIC & COLOR GRADING



VIDEO CINEMATIC DENGAN COLOR GRADING

Video yang biasa-biasa saja atau flat dapat kita jadikan seperti cinematic. Tujuannya untuk membuat nyaman mata penonton. Dengan melakukan color grading maka video yang kita edit dapat memberi kesan dingin, maupun kesan hangat. Jadi color grading sebenarnya adalah stylizing tampilan video kita.

foto by agung hapsah
Ada banyak plugin color grading bisa kita gunakan di adobe premiere pro CC, ada yang gratis ada juga yang bayar dengan mencarinya di internet. Tapi ga usah khawatir karena kita bisa juga melakukan color grading tanpa plugin atau menggunakan efek yang sudah disediakan di adobe premiere pro CC. Untuk pemula kita bisa menggunakan pengaturan efek RGB Curve, atau lumetri pada color corection.
Seperti biasa, kita awali mengedit color grading dengan membuat adjustment layer terlebih dahulu.
Setelah itu gunakan efek color correction kemudian pilih Lumetri color. Drag lumetri color ke adjustment layer.
Pada pengaturan effect control, banyak pilihan pengaturan untuk color grading sesuai selera anda. Yang paling sering digunakan adalah lumetri color. Beberapa pengaturan lainnya bisa kita coba coba seperti basic correction, highligth, shawdow, white, black.
Cara lain dalam efek color correction, kita bisa pilih RGB Curves.

OPTICAL/LENS FLARE
Cari gambar optical flare di internet. Kalau bisa warna dasarnya hitam, kalau tidak hitam kita rubah di adobe photoshop menjadi hitam. Simpan format dari photoshop menjadi psd. Tarik ke adobe premiere klik ok. Setelah itu taruh di timeline.
Agar warna hitam hilang, atur opacity, ubah blend mode dari normal menjadi linear dodge atau add, lalu ubah positionnya.. setelah itu optical/lens flare sudah bisa digunakan.